Senin, 02 Mei 2011

Sekolah Saya

Hi...kali ini saya akan postingan tentang sekolah saya. Sekolah saya adalah SMPN 28 Batam, sebuah SMP yang sering terkena banjir. Meskipun begitu, sekolah ini adalah tempat terbaik bagi saya dan juga kawan-kawan......

Nah, bicara tentang sekolah ini, sudah banyak kenangan yang tidak bisa saya lupakan meskipun saya baru satu tahun di sekolah tersebut....

Kalau kegiatan sehari-hari di sekolah bisa saya habiskan dengan belajar dan ketika bunyi bel istirahat, saya pergi ke kantin sekolah dan seperti yang dilakukan para siswa lainnya yaitu berbincang-bincang........

Di sekolah saya ada juga kegiatan pramuka dan ekstra kulikuler lainnya. Tapi yang paling saya sukai adalah kegiatan pramuka karna banyak kegiatan dan permainan dalam ekstra kulikuler tersebut. Tapi, sepertinya hanya sedikit orang yang bersungguh-sungguh untuk mengikuti pramuka. Kalau kakak pembinanya ada Kak Agus, Kak Isel, Kak Tri, dan Kak Mona .....

Belum lama ini sekolah saya mengadakan Persami (Perkemahan Sabtu Minggu). Kegiatan itu sangat terkenang dalam hati saya. Apalagi ketika kegiatan hiking. Meskipun harus berjalan jauh dari pos 1 ke pos lainnya, segala keletihan itu bisa terobati, apalagi ketika sampai di pos terakhir. Di sana pemandangannya sangat indah sekali.....

Sekianlah kesan saya tentang SMPN 28 Batam, semoga dapat menjadi inspirasi bagi Anda.

by:kevin oktaprima

Banjir SMPN 28 Batam

BATAM-Banjir melumpuhkan aktivitas belajar-mengajar di SMP Negeri 28 Batam, Selasa (11/1). Ini bukan kali pertama terjadi tetapi selalu dialami sekolah yang terletak di Perumahan Taman Raya Batam Centre itu setiap kali hujan deras turun. Sempitnya drainase membuat sekolah ini menjadi langganan banjir.

"Banjir seperti ini sudah rutin terjadi. Ini (akibat) drainase yang tidak mencukupi," ujar Kepala SMP Negeri 28 Batam Mardi kepada wartawan di ruang kerjanya.

Menurut Mardi, sebenarnya banjir yang selalu melanda SMPN 28 bisa diatasi, tanpa merelokasi sekolah itu. Caranya dengan membangun drainase sepanjang 300 meter mengelilingi sekolah. "Dan ini harus didukung dengan drainase sepanjang 700 meter agar air dapat tersalurkan ke pembuangannya," sambungnya.

Mardi mengatakan, banjir sudah menjadi momok sekolah ini sejak berdiri tahun 2008 lalu. Tidak hanya saat hujan saja, kata dia, SMPN 28 terkadang juga terendam banjir meski tidak turun hujan. "Kadang-kadang kena banjir dari luapan air di pembuangan sebelah gedung sekolah."

Ia mengatakan persoalan yang dihadapi sekolahnya sudah diketahui dan dilaporkan ke Pemerintah Kota Batam. DPRD Kota Batam, lanjut dia, juga sudah beberapa kali meninjau langsung kondisi SMPN 28 saat terendam banjir. "Kemarin waktu SMPN 28 terendam, anggota DPRD Batam dari Komisi I dan IV datang langsung melihat kondisi kami. Anggota Dewan berjanji akan membantu mendapatkan dana untuk pembangunan drainase. Tapi sampai saat ini, janji tersebut hanya tinggal janji saja," katanya.

Mardi mengaku pada tahun lalu sudah mengajukan surat ke Dinas Pendidikan Batam. "Saat itu surat memang ditanggapi dan kita diundang untuk membicarakan penyelesaiannya. Saat itu yang hadir dalam pembicaraan seperti dari Disdik, Dinas Tata Kota, BP Batam, serta Dinas PU. Dalam pembicaraan tersebut, PU berjanji dalam waktu dekat akan dilakukanpembangunan baik jangka pendek maupun jangka panjangnya," bebernya.

Pantauan di SMPN 28, halaman sekolah, kantor dan ruang kelas terendam. Di ruang  kelas 2D misalnya, air tergenang sekira 30 centimeter. Akibatnya, murid kelas 2D terpaksa memulai proses belajar setelah air surut. Para siswa juga terlihat terpaksa menggotong kursi ke luar kelas saat mulai membersihkan ruang kelasnya.

Mardi menyebutkan, SMPN 28 yang ruangannya berjumlah 10 lokal plus 1 ruang perpustakaan, sebenarnya tidak saja dipakai untuk proses belajar sebanyak 371 siswa sekolah ini saja. "Kalau siang hari ruang kelas juga dipakai oleh siswa SMPN 42 yang berjumlah 160 siswa," ucapnya.

Menurut Mardi, kalau pembuangan air semakin dipersempit dengan adanya pembangunan perumahan, maka kondisi SMPN 28 akan selalu menjadi langganan banjir. "Yang bisa mengatasi banjir di SMPN 28 ini hanya BP Batam saja. Sebab merekalah yang saat ini memiliki lahan di samping pembuangan sekolah ini," pungkasnya. by;novi

Minggu, 01 Mei 2011

tentang SMPN 28

" ..  hal apa yg berhubungan dgn SMPN 28 ?? "

AIR MELUAP = BANJIR ...

Banjir memang sudah menjadi langganan SMPN 28 .. setiap hujan lebat ,, air-air kolam yang ada di tepi SMP ini meluap ... murid2 serta guru2 pun menjadi kewalahan utk membersihkan sisa2 banjir ....


Walaupun begitu, aku senang bisa bersekolah di SMPN 28, karena aku mempunyai teman2 and guru2 yg asik ...

Aku berharap pemerintah akan memperbaiki dan membangun SMPN 28 agar tidak banjir lagi .....


by : febby febrima ..

Sekilas tentang SMPN 28

" jangan pandang fisik nya ,, tpi lihat dulu prestasi nya . . "


hal apa yg brhubungan dgn SMP 28 ??
pasti sebagian orang akan melontarkan kata2 '' BANJIR '' ..
memang sihh banjir sudah menjadi langganan skolah kami ,..  peristiwa banjir tanggal 13 dan 31 januari kmaren terulang kembali pada tanggal 21 april lalu ....

walaupun sudah sering  dilanda banjir ,, murid2 SMPN 28 tetap semangat blajar n brlatih berbagai bidang ...
salah satu nya adalah tari ,, baru2 ini SMPN 28 menjadi juara 1 lomba tari kreasi Melayu di UNRIKA , Batu Aji .....
tanggal 26  dan 27 mei mndatang SMPN 28 akan mengikuti lomba speech contest serta story telling ...
mudah-mudahan sukses yach .....


                                                                                                                    by : Anisa Choirany 

Lingkungan smp28

Lingkungan nya asik, tapi kalo udah hujan ya sudah lah, pasti banjir .....
Tapi anak anak dua lapan tuh kalo banjir bukan nya sedih tapi malah seneng plus main air lumpur tuh .....
hha ...... ada banjir paling besar. sumpah tuh banjir tinggi amet, malah lama turun nya!!!
hum .... tapi pemerintah gg juga cepet cepet perbaikin tuh sekolah ... mungkin bisa bisa tuh skolah bakalan jadi danau semua ....
tapi kalo aku bleh jujur walau pun skolah nya suka banjir tapi tetep lingkungan belajar nya asik, tinggal di tanam pohon'' aja skolah bakal tambah indah, sejuk juga asri ....
aku sih pengen nya ada kegiatan penanaman seribu pohon, pasti seru juga skalian mengajarkan anak'' untuk merawat dan melestarikan tumbuh''an,,,,,,
aku yakin deh kalo di adain acara gtuan pasti lingkingan jadi bersih.....
kalo sekarang lingkungan masih kotor, banyak sampah di mna'', apa lagi kalo udah banjir pasti sampah di danau itu pada naik semua...
hha ...
coba kalian pada liat deh, sekolah aku tuh kalo udah banjir sampah naik, uda kayak tempat pembuangan sampah ....
tapi gtu'' prestasi yang udah di raih banyak .....
banjir tuh gg jadi msalah, lingkungan kotor juga bukan masalah buat anak 28, tapi mreka tetep aktif belajar dan yang penting happy.... hha .....
itu aja deh menurut gw tentang lingkungan smp 28......................
tengkyu ...
Sekolahku

Saya adalah seorang murid dari SMP Negri 28 Batam yang duduk di bangku kelas 2 SMP. Saya mencari ilmu di SMPN 28 Batam sekitar 1 tahun 6 bulan dan walaupun kondisi fisik sekolah saya kurang bagus, tetapi saya tetap semangat mencari ilmu di sekolah tersebut karena sekolah itu memang lain dari yang lain dibandingkan dengan sekolah lain. Yang menjadi ciri khas dari sekolah saya itu adalah terkenal dengan "Banjirnya" disaat cuaca sedang hujan. Sekolah saya pernah mengalami banjir terparah beberapa bulan yang lalu hingga merusak sebagian properti sekolah seperti komputer, dokumen penting, dan merusak sebagian buku-buku milik murid-murid SMP Negeri 28 Batam. Oleh karena itu, walaupun kondisi fisik sekolah saya seperti itu, sekolah kami tetap memiliki prestasi dalam belajar maupun dalam perlombaan. Saya sebagai murid SMPN 28 Batam sangat bangga sekali memiliki sekolah yang seperti itu walaupun keadaan fisik sekolah saya sepeprti itu. Jadi, saya sebagai warga sekolah yang baik tetap harus menjaga dan memelihara nama baik sekolah. Maka dari itu kita sebagai warga sekolah SMP Negeri 28 Batam wajib mengikuti tata tertib sekolah untuk menjaga keteraturan dalam melaksanakan proses pembelajaran di sekolah tersebut. Dengan kondisi fisik sekolah yang seperti itu, kita ada baiknya menuruti semua tata tertib yang berlaku supaya tidak merusak suasana sekolah tersebut.